Langsung ke konten utama

Andy Burnham Calon PM Inggris - Siapa Pengganti Starmer? | Kicau Pagi

Ringkasan: Chris Mason, editor politik BBC, melaporkan bahwa Andy Burnham kini menjadi kandidat terkuat pengganti Keir Starmer sebagai Perdana Menteri Inggris. Burnham baru saja terpilih sebagai MP untuk Makerfield dan bisa menjadi PM dalam waktu satu bulan. Wes Streeting telah mendukungnya, namun banyak pertanyaan tentang kebijakan luar negeri dan ekonominya masih belum terjawab.
Big Ben dan Parlemen London

Peta politik Inggris berubah drastis dalam hitungan hari. Chris Mason, editor politik BBC, melaporkan bahwa dua peristiwa besar pada hari Senin telah mengubah arah politik Inggris secara fundamental. Pertama, Keir Starmer secara resmi mengumumkan jadwal pengunduran dirinya. Kedua, Wes Streeting - yang sebelumnya dianggap sebagai saingan terkuat Andy Burnham - justru memberikan dukungan penuh kepada mantan Wali Kota Greater Manchester tersebut.

Ini berarti Burnham, yang baru seminggu menjadi anggota parlemen untuk Makerfield, bisa menjadi Perdana Menteri Inggris dalam waktu satu bulan. Jika terwujud, ia akan menjadi PM kelima Inggris dalam empat tahun - sebuah rekor ketidakstabilan politik yang jarang terjadi dalam sejarah demokrasi modern Inggris.

Salah satu momen paling menarik adalah kehadiran Menteri Keuangan Rachel Reeves di acara Burnham. Reeves tidak hadir saat staf Downing Street memberi penghormatan kepada Starmer yang mengumumkan pengunduran dirinya. Ini menimbulkan spekulasi bahwa Reeves sudah mulai mendekatkan diri ke kubu Burnham. Namun, sumber internal mengatakan Burnham kemungkinan besar tidak akan mempertahankan Reeves karena ia terlalu dekat dengan administrasi Starmer.

Beberapa pihak bahkan berbisik bahwa Wes Streeting mungkin akan menggantikan Reeves sebagai Menteri Keuangan, meskipun Streeting membantah telah ditawari posisi tersebut oleh Burnham. Yang jelas, perombakan kabinet besar-besaran diperkirakan akan terjadi jika Burnham benar-benar menjadi PM.

Namun, tidak semua pihak di Partai Buruh merasa nyaman dengan skenario ini. Seorang menteri mengingatkan bahwa Burnham telah dua kali gagal dalam pemilihan pemimpin Partai Buruh - kalah dari Ed Miliband dan Jeremy Corbyn, dua tokoh yang juga gagal memenangkan pemilu umum. "Dia kalah dari dua pecundang," kata menteri tersebut.

Kekhawatiran lain datang dari kurangnya detail kebijakan Burnham. Selama kampanye by-election, ia lebih fokus pada isu-isu lokal seperti transportasi dan layanan kesehatan di Greater Manchester. Tidak ada pernyataan rinci tentang kebijakan luar negeri, pertahanan, atau strategi ekonominya. Seorang tokoh Partai Buruh menggambarkan situasi ini seperti "bergegas menaiki kereta yang akan meninggalkan stasiun tanpa tahu ke mana tujuannya".

Beberapa MP Partai Buruh kini mencoba membujuk Darren Jones, Kepala Sekretaris PM, untuk maju sebagai kandidat alternatif. Jones dianggap memiliki profil yang lebih aman dan pengalaman pemerintahan yang lebih relevan. Namun, teman-teman Jones mengatakan kemungkinan besar ia tidak akan maju, meskipun ia belum sepenuhnya mengesampingkan opsi tersebut.

Pertanyaan besar lainnya adalah bagaimana Burnham akan menangani anggaran pertahanan. Militer Inggris telah lama mengklaim kekurangan dana yang signifikan. Burnham harus memutuskan apakah akan meningkatkan belanja pertahanan dan dari mana sumber dananya. Ini hanyalah satu dari puluhan pertanyaan yang harus dijawab oleh seorang pria yang bisa memimpin negara dalam waktu satu bulan.

Saran Link Internal: Berita Politik Internasional, Profil Pemimpin Dunia, Analisis Kebijakan Global

Komentar

Postingan populer dari blog ini

US-Iran Negotiate in Switzerland - Strait of Hormuz Closure Claims and Global Economic Impact | Kicau Pagi

SUMMARY: US-Iran direct negotiations begin in Switzerland amid controversy over Iran's claim of closing the Strait of Hormuz. Iran closed the strait in protest over Israeli attacks in Lebanon which it says violates the peace deal. However, US Central Command denies the claim and states that ship traffic continues normally. US Vice-President JD Vance leads the American delegation in talks that also involve Pakistan as a mediator. A new round of negotiations between the United States and Iran officially began in Switzerland on Sunday, June 21, 2026. This critical moment comes just hours after Iran's Islamic Revolution Guard Corps (IRGC) announced the re-closure of the Strait of Hormuz. Iran's stated reason is the ongoing Israeli air strikes in southern Lebanon, which they claim violates the first clause of the 14-point memorandum of understanding previously signed by both nations. The American delegation is led directly by Vice-President JD Vance, who arrived in Switzerland ...

USA und Iran verhandeln in der Schweiz - Behauptete Schliessung der Strasse von Hormus und Auswirkungen auf die Weltwirtschaft | Kicau Pagi

ZUSAMMENFASSUNG: Direkte Verhandlungen zwischen den USA und dem Iran beginnen in der Schweiz, wahrend die Behauptung des Iran, die Strasse von Hormus zu schliessen, fur Kontroversen sorgt. Der Iran schloss die Strasse aus Protest gegen israelische Angriffe im Libanon, die seiner Ansicht nach gegen das Friedensabkommen verstossen. Das US-Zentralkommando bestreitet die Behauptung jedoch und erklart, der Schiffsverkehr laufe normal weiter. US-Vizeprasident JD Vance leitet die amerikanische Delegation bei Gesprachen, an denen auch Pakistan als Vermittler beteiligt ist. Eine neue Verhandlungsrunde zwischen den USA und dem Iran hat am Sonntag, dem 21. Juni 2026, in der Schweiz offiziell begonnen. Dieser kritische Moment kommt nur Stunden nachdem die Islamischen Revolutionsgarden (IRGC) die erneute Schliessung der Strasse von Hormus bekannt gegeben hatten. Der vom Iran genannte Grund sind die anhaltenden israelischen Luftangriffe im Sudlibanon, die nach iranischer Auffassung gegen die erste ...

AS-Iran Berunding di Swiss - Klaim Penutupan Selat Hormuz dan Dampaknya pada Ekonomi Dunia | Kicau Pagi

RINGKASAN: Perundingan langsung AS-Iran dimulai di Swiss di tengah kontroversi klaim penutupan Selat Hormuz oleh Iran. Militer Iran menutup selat sebagai protes atas serangan Israel di Lebanon yang dianggap melanggar kesepakatan damai. Namun, Komando Pusat AS membantah klaim tersebut dan menyatakan lalu lintas kapal tetap normal. Wakil Presiden AS JD Vance memimpin delegasi Amerika dalam perundingan yang juga melibatkan Pakistan sebagai mediator. Babak baru perundingan antara Amerika Serikat dan Iran resmi dimulai di Swiss pada hari Minggu, 21 Juni 2026. Momen krusial ini terjadi hanya beberapa jam setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan penutupan kembali Selat Hormuz. Alasan yang dikemukakan Iran adalah serangan udara Israel di Lebanon selatan yang masih berlangsung, yang menurut mereka melanggar klausul pertama nota kesepahaman 14 poin yang telah ditandatangani kedua negara. Delegasi Amerika dipimpin langsung oleh Wakil Presiden JD Vance yang tiba di Swiss pada Mi...